28 August 2015

Habibie dan Jerman

Ketika Indonesia menjadi Tamu Kehormatan di Pekan Raya Buku Frankfurt, saya teringat Bacharuddin Jusuf Habibie. Bukan saja bahwa Habibie jauh sebelumnya telah menjadi "warga kehormatan" di Jerman, tapi posisi Habibie sebagai "duta teknologi" menunjukkan bahwa Jerman-Indonesia terhubung dengan baik.

Di Indonesia, Habibie adalah ikon manusia jenius Indonesia di mana semua alamat puncak-puncak kepintaran seorang terpelajar dinisbahkan kepada namanya, termasuk abadi dalam bait lagu Iwan Fals "Guru Omar Bakrie". Sementara di Jerman, Habibie dikenal sosok pilih tanding yang bertalenta, cerdas, enerjik, terbuka, pekerja keras, dan loyal. Pribadi Habibie menunjukkan watak orang Indonesia yang tak biasanya.

17 August 2015

Kemerdekaan Indonesia Lahir dari Hoax

17 Agustus 1945 adalah tonggak Indonesia lahir sebagai negara. Beragam kisah heroik digambarkan—tepatnya diulang-ulang—di sana. Juga amanat-amanat upacara yang terus direproduksi tiap tahun yang menasehati kita agar hidup bersih, tertib, disiplin, teratur, hemat, dan pemberani.

Hidup berani sih bisa diterima. Tapi kalau disuruh teratur dan tertib untuk “mengenang arwah para pendahulu kita”, tunggu dulu. Karena kemerdekaan lahir tidak selalu segaris lurus dengan akhlak-akhlak terpuji seperti keteraturan dan ketertiban. Sebaliknya, kemerdekaan kita didapatkan dari keserampangan dan kesembronoan.

Teks proklamasi justru lahir dari kesembronoan. Teks yang panjangnya tak lebih dari status facebook generasi-nunduk itu dibikin tergesa-gesa seperti orang yang pupnya sudah “bukaan delapan” tapi tetap dipaksa duduk menyelesaikan satu kalimat lagi. Jadilah frase “dan lain-lain” alias itu kita terima sebagai “warisan adiluhung bangsa”.

11 August 2015

Little Farm | Perkenalkan: Mega Bleki

Ketika Den Mojo mulai letih dengan kesehatan yang mulai mengalami defisit, datang nona kecil, Namanya Mega Bleki. Warna hitam. Si Mega yang masih nona di bawah umur ini masuk dalam keluarga Serama, Malaysia; artinya punya leluhur dari klan Kontrarev.

Karena baru datang di Little Farm, penampakannya masih kusam, seperti TKI yang pulang membawa nasib sial dari Jiran. Bulu-bulunya kurang segar. Kepalanya peyang dan nyaris botak. Kabarnya ia korban bully teman-temannya satu kamar di kota asalnya sebelum sampai di Little Farm.

Berminggu-minggu waktu diperlukan untuk merawatnya sehingga ia tumbuh menjadi nona yang menakjubkan dengan bulu hitam bersinar seperti janji muluk pariwara busa kepala yang lalu lalang di televisi Indonesia.

Selamat datang di Little Farm, Mega Bleki. Jaga diri baik-baik dari tindak pencabulan dari lima jantan di asrama Little Farm ini. Mega, berdoa yang banyak untuk terhindar dari nasib sial.

10 August 2015

Little Farm | Dewasanya Mojo Jr

Remaja dengan dada tegak ini bernama Mojo Jr. Ia adalah buah perkawinan antara Den Mojo dan Putih Bettina sekira 6 bulan silam, saat tanah masih basah-basahnya. Saudara dan saudari Mojo Jr sebetulnya ada 11, namun nasib mereka tak terlalu beruntung. Ada yang masuk dalam daftar jagal karena tumbuh dengan tidak keren dan ada yang mati begitu saja lantaran kerasnya hidup kolektif dan kolegial di asrama yang sempit, Little Farm.

Saat Mojo Jr berusia 3 purnama, ia masih memiliki saudara kembar. Nahas bagi saudara kembarnya itu, pagi-pagi sekali ia sudah terbujur kaku. Mungkin karena tak kuat menahan haus di dalam kamarnya karena tak ada persediaan air minum selama sehari semalam. Atau ia merencanakan bunuh diri yang sunyi. Entahlah, Bareskrim gak mau tahu. Kenyataannya, Mojo Jr kemudian menghadapi hidup sendirian dengan dada tegak. Seperti seorang Marxis yang tabah.

05 August 2015

Soeharto dan Muhammadiyah

Muhammadiyah tak pernah lupa pada pengakuan Soeharto sebagai warga Muhammadiyah. Karena itulah di Edisi Khusus Suara Muhammadiyah (SM) untuk Muktamar ke-47 Makassar diperlukan satu artikel spesial yang mengingatkan hubungan manis itu.

Soeharto pada pembukaan muktamar di Stadion Lam Pineung, Banda Aceh, tahun 1995 membuat pengakuan yang isinya: "Tanpa tedheng aling-aling, saya ini bibit Muhammadiyah yang ditanam di bumi Indonesia; dan alhamdulillah memperoleh kepercayaan masyarakat Indonesia untuk memimpin pembangunan nasional. Semoga apa yang saya lakukan ini tidak mengecewakan warga Muhammadiyah". (SM No 15, Th 100)

31 July 2015

Buku sebagai Mantel Kejahatan

Kita memang menunggu KPK membuktikan O.C. Kaligis menjadikan buku sebagai “sandi” kejahatan suap dalam perkara operasi tangkap tangan di PTUN  Medan. Kode buku ini mencuat dari pengakuan “ajudan” Kaligis, Yagari Bhastara Guntur. Dari nyanyian sumbang Gerry itulah buku diketahui dijadikan wadak menyimpan uang siluman yang dibawa Yurinda Tri.
 

Memakai “sandi buku” ini menarik pada dua perihal. Pertama, buku menunjukkan bahwa O.C. Kaligis adalah seorang yang sangat terpelajar. Bukan cuma itu saja, Kaligis di tengah kesibukannya yang luar biasa dikenal sebagai laki-laki yang doyan menerbitkan buku. Allahu Akbar, Kaligis telah menulis 78 judul buku. Belum termasuk rencananya membukukan cerita 10 istrinya. Jadi, menggunakan sandi buku dalam melakukan kejahatan suap direken-reken bisa mengelabui mata elang sang pemburu.

24 July 2015

(Masih) Bersetia dengan Blogspot

Saya tetap memakai domain blogspot.com ini dan tak lagi terpikir untuk menggantinya. Pernah terpikir untuk menggantinya menjadi berbayar supaya saya terlihat lebih keren, mentereng, dan sudah berduit. Tapi sayang urung. Bukan karena apa, di saat yang sama berkelebat di pikiran saya membuat radio buku berbasis internet dan website-nya.

Maka saya dahulukan belanja domain radiobuku.com dan sekaligus mengganti web indonesiabuku.com karena ketakmampuan saya dan lembaga di mana saya bernaung mengerjakannya secara sekaligus.

23 July 2015

Politik (Musik) Rhoma Irama

Sama sekali tak mengagetkan ketika Rhoma Irama memutuskan mendirikan partai sendiri (Idaman) pada Juli 2015 setelah sekian tahun terkesan sebagai petualang dari satu partai ke partai lain; dari PPP ke Golkar, dan terakhir (terjegal) di PKB pada pemilu 2014. 

Rhoma Irama memang lebih dikenal dengan musisi. Ia adalah sang immortal; sang raja yang menjadikan dangdut menjadi genre musik terhormat. Untuk soal musik ini, majalah musik terkemuka Rolling Stone menobatkan Rhoma Irama dua kali. 

Pada 2008, Rhoma terpilih menjadi satu dari 25 musisi paling berpengaruh sepanjang sejarah musik Indonesia (Rolling Stone, No 43). Lalu 2010, Rhoma Irama kembali masuk dalam daftar sepuluh besar “The 50 Greatest Indonesia Singers” yang disusun secara cermat Rolling Stone. Dalam testimoninya di edisi khusus itu Ahmad Dhani menyatakan bahwa “Rhoma Irama bukan cuma seorang konsepsi musik dangdut, tetapi ia adalah konseptor bagi dirinya sendiri”.

19 July 2015

Jokowi dan Seribu Tahun Mahapralaya

PADA 1016, nyaris seribu tahun silam, Dharmawangsa Teguh dibunuh sekeluarga, keratonnya dibakar, dan serat-serat yang disalin para kawi ikut binasa. Peristiwa kekacauan sosial—yang pada 2016 nanti berusia seribu tahun—dikenal dengan Tragedi Mahapralaya. Suatu masa ketika aksara yang diproduksi kawi-kawi terhormat itu dihancurkan dan kekuasaan budi terjungkat.

Masa Dharmawangsa Teguh di Kediri kerap disebut sebagai revolusi pengetahuan awal. Hal itu ditandai dengan penyalinan secara sistematis serat-serat oleh para kawi dan empu. Di masa dinasti ini cendekia (kalangwan, empu) diajeni. Dari situ kita menyaksikan lahirnya serat-serat penting.

Dinasti Dharmawangsa abad 10 ini juga untuk pertama kalinya diperkenalkan stempel kerajaan Garudamukha. Setelah Tragedi Mahapralaya 1016 M yang membuat Dharmawangsa Teguh dan keluarganya terbunuh, Airlangga yang baru saja menikah dengan putri Dharmawangsa Teguh dititipkan kalung dan cap kerajaan yang kemudian dalam dinastinya dikembangkan menjadi Garuda Wisnu pada babakan sejarah selanjutnya. 

Berlebaran bersama Central Comite Partai Komunis Indonesia

ABAIKAN sejenak bahwa jelang Lebaran, La Ode Ida, senator berpengalaman dan cendekiawan Muslim asal Sulawesi Tenggara, memaki-maki kominis karena terusik berita entah siapa yang bikin tentang Presiden Yang Terhormat Jokowi bakal meminta maaf kepada keluarga PKI.

Lantaran kominis itu atheis. Karena atheis, maka keluarga Indonesia yang saleh-salehah akan terguncang dengan ritus pemaafan.

Abaikan juga bahwa, di tengah-tengah kaum muslim sedang khusyuk berpuasa, PSSI yang sedang terlunta-lunta rezeki legalitasnya ujug-ujug marah besar kepada pelatih Indra Sjafri karena mereka jatuh perbawa disejajarkan dengan kominis. PSSI sepertinya ingin bilang, wujud mereka lebih berlian ketimbang kominis terkutuk itu.